Thursday, April 23, 2015

SENGKULUN...Kuliner Nostalgia--- Resep Warisan Indonesia

Menengok Jakarta Tempo Doeloe, di abad ke-16, Pelabuhan Sunda Kelapa adalah kawasan persinggahan bangsa Portugis, Arab India dan Tiongkok.

Tak pelak, asimilasi budaya mewarnai kuliner di tanah ini. Salah satunya Sengkulun, kue dari tepung ketan yang dipengaruhi tehnik kue keranjang.

Teksturnya lengket, dari tepung ketan yang sejatinya baru ditumbuk, dan diaduk bersama gula dan kelapa. Sebagai aroma tambahan, biasanya ditambahkan vanili bubuk. Saat penyajian, kue lantas dicocol ke kelapa parut.

Tuti Saleh adalah penjual yang menjadi andalan di balik kelangkaan penganan yang satu ini. Ia menjualnya berdasarkan pesanan di daerah Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Sentuhan budaya Tiongkok di beberapa tempat di Indonesia juga melahirkan beberapa 'kerabat' sengkulun. Misalnya Sengkolon di Jepara, Jando Baris di Palembang, dan Sengkolun di Bangka Belitung.


Embedded image permalink

Bahan :
Kelapa setengah tua, kukus

Bahan A :
750 ml air
50 gr gula aren
50 gr gula pasir
1/4 sdt garam
3 lembar daun pandan, simpulkan

Bahan B, aduk rata:
250 gr tepung ketan
125 gr tepung beras
1/2 sdt air kapur sirih
1/4 sdt garam

Bahan C, aduk rata:
5 sdm air hangat
50 gr gula merah
25 gr tepung ketan
25 gr tepung beras

Cara membuat :
>> Rebus semua bahan A hingga mendidih. Angkat dan saring
>> Bertahap, masukkan bahan A ke dalam bahan B sambil diaduk hingga adonan rata dan licin.
>> Masukkan adonan ke dalam cetakan kue mangkok beroleskan minyak. Tuang hingga setengah tinggi cetakan. Ulangi proses ini hingga adonan habis.
>> Kukus dalam dandang panas hingga setengah matang (sekitar 15 menit) Angkat dan keluarkan dari cetakan. Sajikan disertai kelapa parut.

#Kuliner Nostalgia #Resep Warisan Indonesia












No comments:

Post a Comment

Wajik Hias Bunga Pandan

Motif baru ya gaess... Untuk pemesanan area Jakarta, silahkan hubungi WA/Call 081315530539