Tuesday, May 9, 2017

JakartaXBeauty.... Paradigma baru era Millennial

JakartaXBeauty Female Daily

Ceritanya (lagi) nih... Yah, gue gak bosen-bosen bercerita... mumpung ada ide & materi yang menurut gue lumayan menarik untuk dibahas.

I know Female Daily about some past years ago form my friend Novi. When they still named it FashionessDaily. And I also had joined  a few of their gathering member... yang di museum apa gitu di daerah kota dengan kostum vintage, trus satu lagi yang di Luna Negra Cafe.

So, I literary excited when FemaleDaily open registration for volunteer in their event JakartaXBeauty. I apply ASAP. And I get it... as a volunteer at the main stage/talk show division. Actually, being a volunteer buat gue sih bukan sekedar dapat duit yang sangat gak seberapa itu ya... wkwkwkwk tapi lebih daripada gue bengong aja pas weekend di rumah yang ujung-ujungnya malah berantem sama emak. Mending ikut kegiatan apalah, biar ada alasan keluar rumah, nambah teman baru, nambah network, nambah ilmu & wawasan + pengalaman & also another journey in my life right?

So... apa yang mau gue sharing tentang pengalaman kemaren...

First.... nyatanya gue yang paling tua... as a volunteer wkwkwkwk.
Then... just because I was on duty at the main stage/talk show... So I have to make sure that all the speaker & guess star are ready on time. Dan hal yang 'amaze' buat gue adalah..... 90% bintang tamu nya gue kagak kenal wkwkwkwkwk. Most of them are blogger/vlogger yang sudah naik kelas menjadi Influencers / Key Opinion Leader (KOL kalo berdasarkan bahasanya team FD) yang bermain dipasar segmen umur 20an dengan follower yang udah ribuan aja gitu loh. No wonder lah wkwkwkwk setengah dari umur gue, pantes aja, beda generasi, beda idola hahaha. Yang kalo gue lihat di Youtube atau IG nya sih gak jauh-jauh dari dunia beauty, fashion & lifestyle. And you know what... pendapatan mereka tuh yang udah puluhan juta rupiah... (pppssstttt untuk seorang KOL yang jadi guess star itu sekitar 15 - 20 juta... it's depend on seberapa banyak jumlah follower-nya)

No wonder, generasi millennial yang berada di ekonomi menengah keatas saat ini sudah banyak yang gak mau bekerja kantoran 9-5 weekday. Secara idola mereka saat ini para KOL yang menurut gue 100% adalah berasal dari kalangan menengah keatas. Liat aja di channel Youtube or IG mereka, bagaimana mereka me'mamerkan'... bukan pamer yang 'ria' ya... tapi memang tujuan mereka untuk mempromosikan brand-brand yang mereka pakai, entah itu 'endorsement atau memang review berdasarkan pengalaman pribadi. Nah, para follower mereka bisa mati-matian berusaha untuk sama seperti mereka.

Di era millenial ini, gak susah kok untuk jadi terkenal. Banyak media-media yang bisa digunakan, tanpa perlu melalui media televisi atau media cetak seperti era tahun 90an. I was shocked yesterday, when some influencers like Suhay Salim performed at the main stage, or Jovi Adhiguna came into the location, the crowed so crazy. Kalah-kalah artis deh pokoknya. Wondering ya.... bagaimana mereka bisa mendapatkan jutaan follower ya? itu yang harus gue pelajari dari mereka. Ya iyalah, buat gue, belajar itu dari siapapun tanpa memandang usia.

Internet sudah bukan barang mewah lagi, tapi sebuah kewajiban dan kebutuhan dasar bagi kaum millenial. Sebuah pondasi untuk mencari penghasilan dengan berbagai macam cara;
1. Untuk mencari lowongan kerja bagi yang masih berminat menjadi karyawan tetap atau karyawan lepas (freelance)
2. Berjualan produk via e-commerce & sosial media
3. Menjadi Blogger/Vlogger hingga mencapai level Influencer/KOL dengan tingkat follower jutaan orang sehingga dilirik oleh brand-brand untuk pasang iklan atau sekedar endorsement.
4. Online dating...  eeeeehhhhh bisa dapat pasangan buat yang jomblo itu sebuah rejeki kkkaaaaannn? dan rejeki bukan cuma berbentuk uang kan... pasangan juga loh hihihihi :D

And hheeeeeyyyyy..... walaupun gue bukan vlogger/KOL, tapi gue juga sudah menghasilkan uang melalui e-commerce dari hasil jualan kue & wajik kan hehehehe :D





















Friday, May 5, 2017

Wajik Seserahan KSAL TNI

Wajik Seserahan untuk pernikahan putri KSAL TNI di Menteng Jakarta.

Ceritanya... orderan kali ini, dipesan oleh ibu Richard dari POM-AL sebagai salah satu panitia acara.
Antar punya antar di hari yang sudah ditentukan.... pas sampai didepan rumah sesuai alamat yang diberikan, agak 'amaze' juga sih, penasaran ini acaranya siapa. Secara tau sendiri kan kalo lokasi rumah di Menteng itu seperti apa. Tanya sama tim pengamanan yang jaga disitu... 'ini kediaman KSAL TNI mbak...' ujar si bapak.... dan gue cuma bisa bengong....

Ya allah... Tuhan YME.... Alhamdulliah.... wajik-ku dipesan oleh pejabat TNI... (langsung lemes... wkwkwkwk)



Note : Kotak dibawa sendiri oleh customer

Untuk pemesanan... silahkan WA 081315530539

Tuesday, January 31, 2017

Wajik Seserahan (part 3)

Wajik Seserahan Jakarta dalam berbagai sisi jepretan kamera Iphone jadul... hehehehe :D




Yang berminat silahkan WA/SMS/Call 081315530539

Lokasi kami
Komplek POMAD Kalibata Tengah XI/12 Rt.016/006
Jakarta Selatan

Tuesday, December 27, 2016

Yang datang dan yang pergi di era tehnologi digital.

Hari gini segala hal bentuknya pasti di depannya ada embel-embel e- (electronic) yang membuktikan bahwa hal tersebut sudah menggunakan tehnologi terbaru melalui jaringan internet.
Sebut saja e-money, e-faktur, e-tilang, e-banking, e-registration, e-payroll, e-ktp dan berbagai macam e- e- an lainnya.

Seiring dengan berkembang dan bertambahnya penggunaan sekaligus pengguna jaringan internet di dunia ini, banyak sekali produk-produk atau bentuk-bentuk berbagai macam benda serta pekerjaan yang mulai punah antara lain;

1. Sarana transportasi
1-2 tahun yang lalu, Indonesia khususnya Jakarta heboh habis dengan terobosan tehnologi baru sarana transportasi online. Gojek, Grab & Uber jadi berita besar-besaran. Dari yang pro hingga yang kontra. Toh akhirnya bisa berjalan mulus dan mulai merambah kota-kota besar lainnya di Indonesia. Imbasnya.... sarana trasportasi umum yang masih manual mulai berkurang, apalagi dengan supir-supir bis umum yang ugal-ugalan.... makin ditinggalkan oleh penggunanya ya.

2. Media cetak dan buku
eBook dan eMagazine mengakibatkan beberapa toko buku dan majalah tutup operasionalnya. Sebut saja toko buku Gunung Agung Sahari, Majalah Chic (Gramedia Grup), Majalah Women'shealth &RDI (Femina grup) juga harus tutup operational karna oplah cetaknya menurun tajam. Padahal majalah-majalah itu sumber saya cari kuis... huhuhuhuhuhu :((

3. Kurir surat
Pak pos dan kurir tagihan kartu kredit (hehehehe gue bingits) apa kabarnya ya? aaahhh pasti udah jadi driver ojek online hehehehe... yyyaaahhh hari gini kan semua surat menyurat pakai email kali ya.

4. CD, Kaset & Radio Tape
Sedih deh waktu tau kabar kalo Aquarius Mahakam ditutup. Tergantikan oleh Youtube & Radio Streaming ya....

5.Uang tunai
Kartu kredit, ATM, ePayment..... coba banyakan mana di dompet kamu antara kartu-kartu dan duit tunai???? 

6. Lapak dagang (toko, salon, bengkel)

Seiring makin tingginya biaya sewa gedung, ruko atau ruangan, utamanya di Jakarta ini. Para pedagang mulai beralih ke toko online. Sebut saja Tokopedia, OLX, bukalapak.com ataupun website online, biaya opersionalnya jauh lebih murah. Modal paket kuota atau sewa domain tahunan, gak perlu pelayan, gak bete ama customer yang nawar nya gila-gilaan, gak takut duit cash ilang diambil tuyul pula wkwkwkwkwk :D

Begitu pun salon kecantikan, dan bengkel kendaraan atau jenis jasa lainnya macam guru senam dan guru les ini itu. Hari ini gak perlu sewa gedung/ruangan yang besar. Cukup modal handphone canggih, promo di media social, dan pelayanan jasa dilakukan dirumah customer. Macetnya Jakarta dan sibuknya kaum urban usia produktif bikin males angkat pantat keluar rumah.

7.Jarak & waktu
Hari gini ya... kecanggihan tehnologi yang namanya handphone pintar sudah dilengkapi fitur kamera terbaru. Semua orang bawa kamera kemanapun & dimanapun. Kejadian apapun langsung posting di sosial media. Dalam hitungan detik pun semua orang diseluruh jagad semesta ini pasti tau berita yang lagi ngetrend.

So... kita tunggu 10 tahun kedepan lagi... apa yang datang dan apa yang datang... selamat datang di dunia digital :D


Tuesday, November 8, 2016

UMP oh UMP

Hei kamu para fresh graduate universitas se Indonesia…. Kalian yang sedang dan baru akan mulai mencari pekerjaan…. Kamu tau gak UMP (upah minimum provinsi) di daerahmu tahun ini?
Pasti pada gak tau ya???!!! Pasti pada langsung deh pada buka google.
Kamu tau gak kalo tiap tahun UMP itu naik???!!! Gak tau juga???!!! Yah maklum lah baru lulus kuliah ya… masih bau-bau toga wisuda sih ya…
Tau gak UMP DKI Jakarta 2017 berapa?? Rp. 3.350.750. yup naik sekitar 8,11% dari tahun 2016. Untuk UMP daerah silahkan cek google ya.
Hei kamu para fresh graduate universitas se Indonesia…. Kamu tau gak artinya UMP??? Coba cek lagi ke google ya…
Intinya…. UMP itu minimal gaji yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawan. Pasti para fresh graduate senyum-senyum deh dalam hati berkata… assseeekkk gaji gede nih :D
Tapi… tau kah wahai kalian para fresh graduate univesitas se Indonesia… bahwa UMP itu berlaku untuk semua pekerja di segala sektor industri. Artinya yang lulus SMK pun gaji UMP nya ya segitu.
Pola pikir fresh graduate universitas se Indonesia saat ini pasti masih menyasar menjadi pekerja kantoran. Kalo di interview oleh HRD pas ditanya minta gaji berapa? Pasti jawabnya terserah… iya kan??? Alasannya masih cari pengalaman (alasan klise) iya kan… iya kan… iya kan???!!! Trus.. trus… dengan bangganya pamer ke seluruh dunia, bahwa dia sekarang udah keterima kerja di PT. A dengan posisi jadi Admin, Account Executive, Managemen Trainee or CS. Trus pas gaji pertama dengan sombongnya traktir keluarga, teman or pacar ke Mall… gak tanggung-tanggung pula mall nya yang kelas atas macam Grand Indonesia. Trus petantang-petenteng liat butik or dept. store yang ada. Liat-liat barang, eh yang diliatin pertama kali tag harganya…. trus cari yang harga paling murah + diskon gede Hehehehe trus ngelirik mbak-mbak SPG dengan tatapan sombong plus muka nyinyir, dalam hati berkata… “Hei kamu… mbak-mbak SPG!!! Liat nih gue, lulusan Sarjana yang sekarang jadi anak kantoran… kamu??? Cuma SPG yang gajinya kecil, modal tampang doang lulusan SMK!!! Loh tau gak sih… gaji awal gue UMP DKI Jakarta 3,3 juta loh… kalo kamu pasti gajinya pas-pasan kan?!”
Satu dua bulan setelahnya… sang anak kantoran ini mulai bĂȘte. Berangkat pagi buta tetep aja udah macet. Kerja jam 8 ampe jam 5 sore belum lagi terpaksa lembur yang gak dibayar perusahaan dengan alasan loyalitas. Pulang malam juga tetep macet… beeeuuuhhh nyesek ye bray… hahahaha
Nah biasanya… anak kantoran kalo udah bĂȘte ama kerjaan kantor, pasti hang out ke Mall… sekedar cuci mata tapi paling enggak makan di Fast Food or restoran lah… muter-muter di Mall eh ketemu mbak-mbak SPG itu lagi… sambil coba-coba barangnya trus ngobrol deh…
Kamu : Mbak SPG… lulusan apa?
SPG : SMK kak…
Kamu : udah berapa lama kerja jadi SPG?
SPG: Belum lama… baru beberapa bulan kok. Saya jadi SPG begitu lulus dari SMK.
Kamu : Ooooo gaji berapa mbak?
SPG: UMP… 3,3juta kak…
Kamu : Ooooo… (mulai mikir kan gajinya ternyata sama ama SPG yang cuma lulusan SMK) gajinya cuma 3.3 juta sebulan ya mbak?
SPG : itu gaji doang yang 3,3juta kak… belum termasuk incentive/komisi kalo barang kejual. Trus masih ada lemburan sih… enaknya kalo pas lemburan di hari libur, itungannya lebih besar sih. Trus ada BPJS juga kak.
Kamu : Jadi sebulan bisa dapet berapa?
SPG : Ya sekitar 5jutaan deh kak…
Kamu: Ooooooo…. #@%!@#$%^&* (muka langsung manyun ngomel dalam hati sambil ngeloyor pergi dari mall)
Jadi ya kamuuu… iya kamuuu… anak-anak kuliahan yang bentar lagi lulus jadi sarjana…. Jangan pernah berfikir lagi bahwa dengan bekal ijasah Sarjana, terus diterima jadi anak kantoran… level gaji kamu lebih besar dari mbak-mbak SPG atau kaum buruh pabrik ya…. Asal kamu tau aja, justru tingkat kemakmuran dan kesejahteraan pekerja saat ini yang tertinggi adalah kaum buruh pabrik dan mbak-mbak SPG yang cukup berbekal ijasah SMK.
Soooo masih pengen jadi anak kantoran yang gajinya pas-pasan???!!

Friday, October 7, 2016

Maldives

gaya ala-ala kim kardasian van java di Adaaran Prestige Resort Vadoo Island Maldives


Begitu disebut Maldives oleh seorang teman di Grup WA, langsung hati saya meonjak dan bibirpun berteriak... Maaalllldddiiiivveeesss!!!!! Mmmaaalllaaadddeeewwaaa!!!!

Ya Tuhan.... rasanya sudah berabad-abad lamanya (lebay deh :D) saya mendengar kata Maldives/Maladewa, tapi gak tau letak atau lokasinya dimana... di peta pun gak nemu... atau ngak ngeh atau gak ngerti... entahlah.

Selama ini cuma liat di brosur-brosur dan iklan-iklan. Kebayang yang ada di otak saya adalah pantai dengan pasir putih, bangunan villa/cottage/resort yang mewah, trus biasanya modelnya itu pasangan yang lagi bulan madu. Gak heran begitu saya bilang ke teman-teman lainnya saya mau ke Maldives, pada nanya... bulan madu ya? berdua ama pacar? hhhhmmmm saya sih jawabnya santai... Iya berdua... berdua puluh satu orang maksudnya hahahahaha :D

Ya emang saya pergi ke Maldives/Maladewa bersama 21 orang rombongan teman bawa teman ala backpacker style. Gak cuma yang seumuran saya, tapi juga ada beberapa tante dan om yang ikut dalam rombongan kita. Pastinya para tante dan om, tetap pake koper sih hehehehe.

Perjalanan di mulai pagi hari dari Jakarta menuju Kuala Lumpur (Malaysia) dengan jarak tempuh sekitar 2 jam, makan siang pun di dalam bandara Kuala Lumpur sembari istirahat, dilanjutkan dengan penerbangan selanjutnya pada sore hari dari Kuala Lumpur menuju Male (Maldives) dengan jarak tempuh sekitar 5 jam. Tiba di bandar udara Ibrahim Nasir sekitar jam 8 malam waktu setempat, kami sudah dijemput oleh agent tur & travel kami dari Splash Maldives (www.splashmaldives.com) untuk melanjutkan perjalanan dengan speed boat dari Icom Tours (www.icomtours.com) sekitar 30-45 menit menuju Maafushi Island.

Ok... kembali sebentar ke Jakarta. Jujur saya gak searching atau googling apapun tentang Maldives/Maladewa. Saya tipikal yang gak mau repot untuk urusan liburan. Yang penting saya ikut rombongan yang ada leader-nya titik. Masalah mau nginep dimana, nanti pergi kemana, kendaraannya apa, saya sih gak peduli. Ikut aja apa kata leader rombongan. Saya cuma pengen gak mikirin pekerjaan dan bersenang-senang sesaat. Makin tersesat justru saya makin senang hahahaha, biar berasa banget adventure-nya dan makin banyak kenangan di hati saya... cccieeeee prreeetttt!

Sampai di Maafushi Island, kami menginap di Venturo Hotel. Sebenernya ini bukan hotel ya,,,, tapi guess house. Rumah penduduk yang digunakan untuk penginapan. Rata-rata rumah penduduk disana dimultifungsikan sebagai penginapan local. Sangat jauh berbeda dengan bangunan resort nan mewah seperti di brosur iklan yang sering saya lihat itu. Saya sih gak peduli ya... yang penting liburan!!!

Rata-rata standar paket tur Maldives itu 4 hari... iya lah, lewat 4 hari ya bosen juga jadi anak laut ya.
Gak ada bioskop, gak ada mall, gak ada starbuck, cuma pantai, laut, perahu dan kedai/resto pinggir pantai. Sebagai negara muslim, sudah pasti banyak mesjid di tiap-tiap pulau yang ada penduduk lokalnya (kecuali resort ya). Mata uangnya Rufiyah, tapi untuk turis-turis biasanya bertransaksi dengan $ (dollar amerika). Hari pertama, setelah makan siang, kegiatannya adalah snorkling ke tangah laut. Dipandu team dari Icom Tours, kami benar-benar dibekali peralatan yang baik (masker, , selang, baju pelampung dan kaki katak harus dipas-in dengan ukuran badan kita), dan diajari step-step untuk pemula. Sangat profesional. Saya pun yang gak bisa berenang apalagi snorkling-an (gak usah ngarep diving deh) jadi bisa snorlking-an di laut lepas. Seeeeennnneeeeennnngggg baaanngggeeettt akhirnya bisa punya foto dan video pas lagi snorkling.

Hari kedua, kegiatan kami adalah kunjungan ke pulau-pulau. Kami dapat 2 pulau yang dikunjungi, yaitu Guraido dan Gulhi. Disetiap pulau disambut oleh tour guide (warga local) yang menjelaskan apa saja kegiatan penduduk lokal disana.
Gulhi Island Maldives

Hari ketiga, kegiatan kami adalah melihat lumba-lumba di laut lepas. Tapi karna saya sudah pernah lihat lumba-lumba saat di Kiluan Lampung, jadi saya dan beberapa teman ikut paket kunjungan resort sehari di Adaraan Prestige Resort yang terletak di Vadoo Island Maldives. Di resort itu, pengunjung bisa melakukan beberapa kegiatan antara lain snorkling, swimming pool dan shark feeding (melihat petugas memberi makan ikan hiu pada sore hari. Oh iya paket ini sudah termasuk lunch mewah  dan foto-foto di lokasi resort. Nah pemandangan di resort ini sama deh seperti yang saya liat di brosur iklan itu hahahaha :D






Hari keempat, kegiatan kami di Maldives diakhiri dengan city tour ke pusat kota Male.
Male City
Kota Male dapat ditempuh dari bandara selama 15 menit menggunakan perahu/boat angkutan umum.
Gak ada mall, gak ada bioskop. So jangan harap ada Starbuck ya hehehehe :D Keliling kota Male pun cukup memakan waktu 30 menit.

Awal mulanya nenek moyang masyarakat Maldives adalah nelayan. Namun saat ini sangat jarang sekali anak muda-nya yang mau jadi nelayan. Mereka lebih memilih bekerja di kota Male pada sektor pemerintahan dan perdagangan swasta atau malah membuka usaha dibidang pariwisata.

Oh ya, satu hal lagi yang perlu diketahui, bahwa ikan yang dikonsumsi hanya ikan Tuna. Mungkin untuk menjaga ekosistem alam disana, hebat ya:D

Ah gak terasa deh 4 hari jadi anak laut, pulang-pulang baru berasa kalo kulit udah gosong tapi hati senang.

Rincian biaya perjalanan ke Maldive selama 6 hari (27 sept - 2 oct)
1. Tiket Air Asia Jakarta - Kuala Lumpur - Jakarta, belinya sekitar bulan Januari, dapat harga Rp. 2.5 juta
2. Tiket Kuala Lumpur - Male - Kuala Lumpur, belinya bulan Agustus tahun lalu, dapat harga 850Myr
3. Paket Splash Maldives -  Maafushi Island, dapat harga Rp. 6,5 Juta
4. Tour Adaaran Resort, dapat harga $95 (belinya di Icom Tours)
5. Sisanya dana untuk jajan & beli souvenir... besarannya ya terserah kita aja :D

So... masih mimpi untuk bisa liburan ke Maldives ????!!!

For more foto and video, please visit & follow my IG @bellezuli






Tuesday, September 20, 2016

Wajik Uli/Jadah Seserahan

Gak bosen-bosen posting Wajik & Uli/Jadah Seserahan.
Kali ini pesanannya mbak Allysa di Depok...Minggu depan nyelesaikan pesanannya Mas Ronald di Radio Dalam Jakarta... Senangnya :D

Tampak Samping

Tampak Atas

Wajik & Uli/Jadah Seserahan. Dengan kotak & hiasan pita warna kuning emas yang ditutup dengan mika transparan. Anggun, mewah & modern.... Simbol tradisi budaya Indonesia 

#traditionalmodernfood #foodart #Indonesianfood #seserahan #wajikjadah #wajikseserahan #wajikuli #indonesianheritagefood #weddinghampers #indonesiantraditionalwedding


Untuk pemesanan silahkan WA 081315530539

Monday, August 29, 2016

Monday, August 1, 2016

Wajik & Uli Seserahan

Our new creations of wajik & uli seserahan
#wajikuli #wajikuliseserahan #seserahanjakarta #wajikseserahan #uliseserahan



Harga untuk paket double ini adalah Rp. 500.000.- sudah termasuk:
- 1 loyang wajik dengan bunga uli
- 1 loyang uli dengan bunga wajik
- Box warna gold/emas dengan tutup mika (yang di foto ini masih pake kerdus kue biasa, belum dipindah ke box tutup mika)
- Ongkos kirim area Jakarta (only)

Untuk pemesanan minimal 3 hari sebelum hari pengiriman, silahkan hubungi 081315530539 (Call/SMS/WA)



Thursday, July 21, 2016

Bridal updo. Wedding hairstyle



Ini adalah salah satu tata rias rambut (Hair do) yang recomended buat acara-acara cantik seperti pernikahan dan gala dinner lah....

Kenapa tetiba gue search video ini... karena kemarenan itu, diminta teman untuk MUA & hair do untuk prewedding cantik client nya teman.

Simak deh... it's easy to make right? :D


Monday, June 27, 2016

Kastengels --- Food Photography


Kastengels yang dalam bahasa Belanda berarti batang keju, merupakan salah satu cemilan yang menjadi favorit dan wajib ada di setiap meja tamu keluarga Indonesia pada saat perayaan hari raya. ‪#‎kuekering ‬‪#‎foodphotography‬ ‪#‎kastengels‬ #Iphone5S

Wajik Hias Bunga Pandan

Motif baru ya gaess... Untuk pemesanan area Jakarta, silahkan hubungi WA/Call 081315530539